Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menanggapi santai beredarnya foto panas dua calegnya, Angel Lelga dan Lyra Virna. Ketua Lajnah Pemenangan Pemilu PPP, Suharso Monoarfa mengatakan, beredarnya foto panas tersebut tak lepas dari persaingan antar caleg.
"Ya biasa kalau situasi berkompetisi bermacam-macam caranya. Kalau mengarah ke black campaign harus ada teguran, karena yang mengawasi, semua punya alasan, apakah diterima masyarakat atau tidak," kata Suharso saat dihubungi, Kamis (25/4).
Suharso menilai, banyak cara yang digunakan politikus memukul lawannya. Termasuk memanfaatkan kontroversi lawan untuk menjatuhkannya.
"Kalau anjing mengigit Ali, tidak jadi berita. Kalau Ali gigit anjing, jadi berita," kata Suharso mengibaratkan.
Meski diusung, PPP sendiri tidak memastikan Angie dan Lyra bakal melenggang jadi anggota DPR. Yang dapat memastikan, lanjut Suharso, hanya kemampuan dan keterampilan kedua artis seksi itu mendulang suara.
"Tidak begitu, mereka harusnya efford. Mereka seperti apa. Tergantung cara komunikasi politik mereka ke rakyat. Banyak juga artis yg juga tak terpilih. Bahwa ada pasarnya, marketnya," lanjutnya.
Angel sendiri nyaleg lewat Dapil Jawa Tengah 5 dengan nomor urut 1. Sedangkan Lyra dari Dapil Sumatera Selatan. Di Dapil Jateng, Angel bakal bersaing dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani, untuk memperebutkan kursi Parlemen.
Suharso mengatakan partainya memiliki target suara sendiri untuk memenangkan Angel Elga. PPP membidik para peserta pemilu yang belum menentukan dukungan, dan golput.
"Pasarnya kan beda-beda. Dia masuk di pasar yang memang selama ini dikenal pasar yang ngambang," kata Suharso.( sumber )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar